Rohingya Membuka Mata..

Published September 16, 2017 by Hawa

Rohingya… dan aku tak tega

Melihat penderitaan anak anak tak berdosa

Menyaksikan saudara-saudari muslimku dinista

Memandang perih asbab pemerintah bersama militer dan bhiksu2nya yang tak punya rasa iba
Rohingya… dan aku tak rela

Tak rela atas penyiksaan yang kau terima

Tak rela atas ketidakadilan penguasa burma

Tak rela atas bisu dan tulinya dunia
Rohingya… dan aku tak berdaya

Tak berdaya membebaskanmu dari jerat sang durjana

Tak berdaya menolongmu keluar dari sana

Tak berdaya mengantarkanmu pada kebebasan
Rohingya… dan aku berdo’a

Semoga Allah memudahkan segala kesusahanmu

Semoga Allah menyatukan hati kaum muslimin dan memenangkanmu

Semoga Allah memperbanyak pemimpin muslim dunia yang berani membelamu

Semoga surga bagimu..

Dan semoga Allah juga membuat kita bersua di sana… di tempat yang tidak ada tempat lain yang lebih adil dan nyaman daripada tempat lainnya.

Rohingya… dan kau membuka mata

Pada orang-orang yang menganggap radikal umat muslim indonesia, padahal karena umat muslim dominan lah, semua terlindungi.. tak seperti saat muslim minoritas.. seperti yang kau alami.

Kau juga membuka mata, pada orang-orang yang menuduh muslim itu SARA, padahal, ketika muslim minoritas, ia menderita kesengSARAan.. seperti yang kau rasakan.

Iklan

Terima Kasih FSKI FK UNAND

Published September 15, 2017 by Hawa

Aku kembali mengenang.. lagi ada waktunya. hehe

Aku ingin mengucapkan terima kasih banyak.. sebanyak-banyaknya.. kepada abang-abang, kakak-kakak, teman-teman dan adik-adik FSKI yang telah “menyayangi” saudara/i di NIC seperti layaknya saudara sendiri. Tanpa jarak sama sekali, dan turut andil dalam memikirkan dakwah kampus keperawatan unand.

Izinkanlah aku menuliskan beberapa nama yang menurutku punya andil besar terhadap NIC hingga bisa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Syukran jazakumullah… kak ifat, kak pipit, kak dati, kak yani, kak sari, kak efi, kak feni, rani, aulia, adik, fifah, welan, imel, bang aulia rahman, bang tris, bang yusuf, bang dedi, bang dudi, syawqi, deni, zaky, widodo, aan, yos, fuad… dan lain-lain yang tidak bisa disebutkan semua nya karena keterbatasan ingatan penulis… ๐Ÿ™‚

Uhibbukumfillah..

About NIC (again)

Published September 15, 2017 by Hawa

โ€‹Berkenalan dengan NIC

Oleh: Haifa Wahyu (NIC-ers)

                                               

     

^Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shaleh dan berkata โ€œ sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?โ€ ^ (Qs.Fushshilat: 33)

 

         Tak ada kegiatan yang lebih mulia dan tugas yang lebih utama di hadapan Allah dari berdakwah di jalan_Nya. Berdakwah di kampus merupakan bagian integral dari dakwah secara umum dan tidak berbeda dengan dakwah kepada manusia lain, hanya objek dakwahnya memiliki ciri tersendiri, yaitu orang-orang terpelajar atau mereka yang mengaku sebagai intelektual atau calon-calon intelektual. Tujuan dakwahnya mengajak Civitas Academica untuk Maโ€™rifatullah, Maโ€™rifaturrasul, Maโ€™rifatul islam dan sebagainya dengan cara bijaksana dan pelajaran yang baik.  

              Metode inilah yang tengah dijalankan NIC sebagai Lembaga Dakwah Kampus di kampus PSIK (Program Studi Ilmu Keperawatan) FK UNAND yang terletak di jalan Pondok No 156, Padang.

              NIC (Nursing Islamic Center) berdiri pada tahun 2000, Tepatnya pada tanggal 14 Desember 2000 dan dijadikan sebagai salah satu KKM atau badan semi otonom HIMA PSIK serta mempunyai jalur koordinasi dengan UKM FSKI. Sepak terjang NIC selama 7 tahun ini telah membuahkan berbagai kegiatan keislaman rutin maupun insidental di kampus PSIK. Dalam usianya yang menginjak โ€œusia sekolahโ€, NIC memang belum bisa disejajarkan dengan lembaga dakwah kampus pada umumnya. Kader NIC yang dominan (baca: hampir seluruhnya) akhwat, menjadikan LDK PSIK ini sarat dengan keterbatasan. Walaupun demikian, ghiroh dakwah NIC akan tetap berkobar dengan izin Allah, InsyaAllah.

              Sasaran dan target dakwah kampus NIC sama dengan Sasaran dan target dakwah kampus secara umum. Hanya perlu disadari, masyarakat kampus yang jauh dari kampus FK maupun kampus UNAND  limau manis ini tidak banyak yang berminat untuk melangkahkan kaki ke kancah dakwah kampus. Di sinilah tantangan berikutnya bagi NIC untuk melakukan pendekatan keilmuan ruhiyah islamiah, demi hidupnya nuansa islami seperti yang didambakan setiap insan bertaqwa.

              Kecerdasan kerja dakwah menjadi suatu keharusan yang tak dapat ditawar. Sebab obat dari kemunduran adalah ilmu, maka dakwah cerdas memang harus didasari ilmu dan sumber yang shahih, bashrah yang tajam dan analisa yang jitu. Namun tentu saja, kecerdasan itu tidak terbentuk secara instan, tetapi butuh kesabaran, keseriusan, penguasaan medan, luasnya pengalaman, dan amal jamaโ€™i yang sehat.

              Bertahannya NIC dalam penegakan nuansa islami di kampus PSIK, tidak lepas dari peran serta FSKI. Sebagai LDK yang jauh lebih berpengalaman, FSKI mempunyai andil dalam kegiatan-kegiatan besar yang diadakan NIC. Walaupun Jalur koordinasi FSKI-NIC tidak jarang putus nyambung, tetapi hal tersebut tidaklah menjadi masalah. Selama  feel kekeluargaan yang disebut โ€ukhuwahโ€ itu tetap terjaga, maka NIC akan tetap kokoh berdiri.

              Indahnya Beramal jamaโ€™i yang terbina antara FSKI dan NIC membuat โ€dakwah cerdasโ€ bukan sekedar impian, tetapi sebuah realitas yang bisa dihadirkan berulang-ulang.

Wallahuโ€™alam bishshawab.


(Tulisan ini pernah terbit di Dawa’ tahun 2007. Buletin dakwahnya FSKI FK UNAND)

Met Hari Raya Qurban

Published Agustus 30, 2017 by Hawa

hewan-kurbanAssalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

sudah datang saatnya berqurban…

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ: โ€œุถูŽุญู‘ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุจููƒูŽุจู’ุดูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽู…ู’ู„ูŽุญูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽู†ูŽูŠู’ู†ู ู‚ูŽุฑู‘ูŽุจูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ูƒูŽ ูˆูŽู„ูŽูƒูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูู†ู’ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ู ุจูŽูŠู’ุชูู‡ูุŒ ูˆูŽู‚ูŽุฑู‘ูŽุจูŽ ุงู„ุขุฎูŽุฑู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: โ€œุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ูƒูŽ ูˆูŽู„ูŽูƒูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูู†ู’ ุนูŽู…ู‘ูŽู†ู’ ูˆูŽุญู‘ูŽุฏูŽูƒูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ

Diriwayatkan dari Anas, ia berkata: Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menyembelih dua ekor kambing kibasy yang berwarna putih dan bertanduk. Beliau menyembelih yang seekor seraya berkata: โ€œBismillah. Ya, Allah! Ini adalah dariMu dan untukMu, kurban dari Muhammad dan keluarganya.โ€ Lalu Beliau menyembelih yang seekor lagi seraya berkata: โ€œBismillah. Ya, Allah! Ini adalah dariMu dan untukMu, qurban dari siapa saja yang mentauhidkanMu dari kalangan umatku.โ€

Jadi,kewajiban berqurban satu kambing itu bukan perorang ya shalih wa shalihat, melainkan satu kambing bisa untuk satu keluarga. karena Nabi menyembelih dua ekor kambing, yang satu untuk diri beliau dan keluarga beliau,  yang satu lagi untuk seluruh ummat Nabi (tentu saja yang masih hidup dan yang sudah meninggal). tetapi, kalau mampu berkurban lebih dari itu, dibolehkan kok… mau kurban 2, 3,4,5,6,7 kambing, sapi, domba,atau unta…boleehhh bangettt…

selamat berkurban….

Happy idul Adha 1438 H

foto sketsa2

Annur: 31

Published Agustus 29, 2017 by Hawa

โ€‹ู„ู’ ู„ู‘ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ูŠูŽุบูุถู‘ููˆุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุญู’ููŽุธููˆุง ููุฑููˆุฌูŽู‡ูู…ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุฃูŽุฒู’ูƒูŽู‰ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ ุจูู…ูŽุงูŠูŽุตู’ู†ูŽุนููˆู†ูŽ {ูฃู }ูˆูŽู‚ูู„ ู„ู‘ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ูŠูŽุบู’ุถูุถู’ู†ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูู‡ูู†ู‘ูŽ ูˆูŽูŠูŽุญู’ููŽุธู’ู†ูŽ ููุฑููˆุฌูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽูŠูุจู’ุฏููŠู†ูŽ ุฒููŠู†ูŽุชูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽู…ูŽุงุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุถู’ุฑูุจู’ู†ูŽ ุจูุฎูู…ูุฑูู‡ูู†ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฌููŠููˆุจูู‡ูู†ู‘ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽูŠูุจู’ุฏููŠู†ูŽ ุฒููŠู†ูŽุชูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู„ูุจูุนููˆู„ูŽุชูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุกูŽุงุจูŽุขุฆูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุกูŽุงุจูŽุขุกู ุจูุนููˆู„ูŽุชูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุจู’ู†ูŽุขุฆูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุจู’ู†ูŽุขุกู ุจูุนููˆู„ูŽุชูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุจูŽู†ููŠ ุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุจูŽู†ููŠ ุฃูŽุฎูŽูˆูŽุงุชูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ู†ูุณูŽุขุฆูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุงู…ูŽู„ูŽูƒูŽุชู’ ุฃูŽูŠู’ู…ูŽุงู†ูู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽูˆู ุงู„ุชู‘ูŽุงุจูุนููŠู†ูŽ ุบูŽูŠู’ุฑู ุฃููˆู’ู„ูู‰ ุงู’ู„ุฅูุฑู’ุจูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฑู‘ูุฌูŽุงู„ู ุฃูŽูˆู ุงู„ุทู‘ููู’ู„ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุธู’ู‡ูŽุฑููˆุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽูˆู’ุฑูŽุงุชู ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุขุกู ูˆูŽู„ุงูŽูŠูŽุถู’ุฑูุจู’ู†ูŽ ุจูุฃูŽุฑู’ุฌูู„ูู‡ูู†ู‘ูŽ ู„ููŠูุนู’ู„ูŽู…ูŽ ู…ูŽุงูŠูุฎู’ูููŠู†ูŽ ู…ูู† ุฒููŠู†ูŽุชูู‡ูู†ู‘ูŽ ูˆูŽุชููˆุจููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุฌูŽู…ููŠุนู‹ุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ (ูฃูก) {ุงู„ู†ูˆุฑ [ูขูค] : ูฃู -ูฃูก

โ€œKatakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: โ€œHendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuatโ€. Katakanlah kepada wanita yang beriman: โ€œHendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntungโ€ (QS. An-Nur [24] : 31)

Rahasia Kita

Published Agustus 27, 2017 by Hawa

โ€‹

โ€œTiga hal yang merupakan pusaka kebajikan: merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan sedekah.โ€ (HR. Thabrani)

Hadis inilah yang membuatku menimbang-nimbang. “Posting gak ya, posting gak ya, ..” karena bila yang diposting itu tertangkap oleh pembaca sebagai keluhan atau musibah, maka aku gagal mendapat kebajikan. dan juga, bila yang diposting itu tertangkap sebagai amal atau kebahagiaan yang dipamerkan, takutkan mengundang hasad…

Maafkanlah para pembaca yang budiman, jika postingan2ku belum memenuhi pusaka kebajikan yang seharusnya. 

Ustadz-ustadz yang sedang viral

Published Agustus 24, 2017 by Hawa

Assalamu’alaikum wrwb..

Inilah keempat ustadz yang sedang saya sukai… sukaaaaaa aja…

1) ustadz Abdul Somad

Ini ustadz yang paling saya suka. Beliau perpaduan ustadz pintar dan ustadz kocak. Beliau tampil “pure” rasa riau, indonesia.. sederhana.. tapi dahsyat ilmunya. kalo ngejawab pertanyaan biasanya pake pendapat 4 mazhab.. kereen.

2) Ustadz Khalid Basalamah

Ustad khalid ini penyampaiannya santai aja..tapi daleeem maknanya. beliau keturunan arab, tepatnya yaman. Bahasa yg digunakannya ringkas, tegas dan meyakinkan. 

3) Ustadz Adi Hidayat


Ini ustadz keren bget hafalannya.. kalo lagi jelasin sumber dalil, lengkap dengan halaman, baris keberapa, letaknya dimana…. ckckck…luar biasa

4) Ustadz Hanan Attaki

Nah, ini ustadznya anak muda nih.. pembahasannya juga keanakmudaan.. penampilannya juga dibikin gaul sama beliau. Pembahasannya biasanya tentang jodoh, pasangan dari Allah, gimana kalo ditolak lamaran, berprasangka baik pada Allah, dll. Gaya bahasanya enak, khas dan cocok utk anak muda..

Saya suka semua… walaupun banyak kabar yang menjelek -jelekkan mereka, misal, ada yg mentahzir dsb, menuduh mereka ahli bid’ah etc,saya mah gak ngaruh.. sebab sy yakin mereka berempat ahlu sunnah… mereka jauh lebih baik daripada yg menfitnah.. jauuuuhh lebih baik.

Sekian dulu..

Wassalamua’alaikum wr wb