Tentang si INFLUENZA

Published Oktober 2, 2010 by Hawa

Rintik-rintik air bening itu membasahi kota Padang. biasanya kalo sudah musim hujan begini, penyakit yang suka menghampiri sebagian masyarakat adalah si Influenza. mari kuceritakan sedikit tentang penyakit yang satu ini.

Definisi
Influenza adalah suatu penyakit ringan yang berlangsung singkat dimana gejala lokal utama ditemukan pada saluran pernafasan atas dengan predominan gejala-gejala hidung.

Etiologi
Virus influenza A dan B sangat menular. Penyebab utama epidemi saluran nafas:
Virus A : penyakit sedang/berat pada semua umur, juga pada babi dan burung
Virus B : penyakit lebih ringan terutama menyerang anak-anak hanya pada manusia.
Virus C : jarang menyebabkan penyakit pada manusia.

Epidemiologi
Droplet/kontak langsung. Menularkan 1-2 hari sebelum muncul gejala sampai dengan 4-5 hari sesudah gejala muncul.
1. Manusia merupakan penjamu utama
2. Modus penularan yang paling sering adalah menyebarkan droplet langsung.
3. Infeksi paling sering terjadi pada pertengahan bulan musim dingin.
4. Wabah utama influenza A terjadi pada unterval 2-3 tahun
5. Sering menyebabkan KLB (epidemic/pandemic).

Patogenesis
Virus masuk ke dalam saluran nafas menuju trakea dan bronkus yang kemudian mengalami replikasi dan mengakibatkan destruksi sel (virus di secret saluran nafas 5-10 hari)

Gambaran Klinis
Masa inkubasi yaitu 2 hari (1-5 hari), dapat mengenai semua umur, demam, rhinitis, faringitis, batuk tak produktif, lelah, nyeri otot, nyeri kepala, muntah, diare 1-5 hari. Pada keadaan berat dapat terjadi ensefalopati pada lansia/penyakit paru/ jantung akan memperburuk penyakitnya.
1. stadium pertama
biasanya 3-5 hari. Secret hidung mula-mula encer dan banyak, kemudian menjadi mukoi kental dan lengket. Penyakit bisa berakhir pada titik ini.
2. stadium infasi
dicirikan oleh rhinore purulen, demam, sakit tenggorokan, sensasi kecap dan bau berkurang, mengendus dan menghembuskan hidung secara berulang menyebabkan kemerahan rongga hidung dan bibir atas.

Pemeriksaan Penunjang/ Laboratorium
Bahan untuk biakan harus diperoleh dari nasofaring posterior dengan usapan kecil lewat lubang hidung sampai menyentuh dinding posterior. Biakan usapan ini sekitar ½ menit dan kemudian putarlah sebelum menariknya keluar. Kultur secret hidung, cucian tenggorok.

Mikrobiologi
1. Anggota dari kelompok ortomikrovirus yang berselubung, virus RNA rantai tunggal.
2. Tipe serptype utama: A,B,C
3. Influenza A dan B mengandung glikoprotein, hemagutinin, dan neuromidase.

Pencegahan
Vaksin virus mati yang disiapkan dari strain terdekat terhadap subtype antigen penyebab innfeksi telah tersedia. Vaksinasi dianjurkan untuk individu dari setiap golongan umur yang beresiko dan mereka yang mempunyai pekerjaan yang beresiko tinggi, misalnya ; petugas kesehatan.

Prognosis
Sembuh sendiri dalam beberapa minggu. Prognosis baik kecuali pada daerah epidemic bronkopneumonia yang menyerupai bronchiectasis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: